Godaan
Setiap ada pekerjaan/ tugas penting yang harus diselesaikan, nyaris selalu saja mengalami godaan.
Besok saya ujian mata, yang sudah saya tunda sekitar satu tahun lamanya, terhalang banyak hal.. Dan sekarang saat terancam harus inhal, akhirnya saya terburu-buru menyelesaikannya. Karena kalau tidak selesai dalam minggu ini.. saya sudah bisa dibilang pasti harus inhal, kalau mau ujian.. Oh tidak.. Saya tidak ingin membuang waktu dan uang!
Karena kalau saya inhal, tentunya tidak bisa yudisium April dan ikut UKDI bulan Mei 2010.
Tadi, sekitar satu jam yang lalu, entah kenapa.. saat sedang menyalakan lampu di kebun, saya merasa sangat ingin menikmati kebun indah milik ibu. Minum kopi sambil duduk-duduk. It sounds wonderful! Dan saya lakukan.. Memang sangat menyenangkan.. Sambil terbuai suara jangkrik yang tak henti-hentinya mengisi musik malam, saya terbayang banyak hal yang menyenangkan. Ide usaha untuk saya jalankan setelah menikah nantinya! Tentunya tidak mudah.. Tapi tiba-tiba saja roda yang menggerakkan imajinasi di otak saya berputar kencang bagaikan roda logam yang tak berkarat. Inilah godaan itu. Hal yang nampaknya berguna dan baik, namun prioritasnya sama sekali bukan nomor satu. Untungnya ada yang mengganggu saat-saat imajinatif saya.
Yang mengganggu tadi adalah kesadaran saya.. bahwa ini adalah suatu godaan untuk tidak belajar. Karena besok saya kemungkinan dapat langsung maju ujian, tidak sekedar hanya membuat jadwal ujian saja. Semoga saja dr Tepo SpM berbaik hati memberikan saya kelulusan besok ini.
Bukan waktunya untuk melamun, untuk main game, untuk chatting. Ini adalah saatmu untuk berjuang, Nak! Kapan lagi akan kau selesaikan pertarungan batin dan pikiran yang telah kau tunda-tunda selama satu tahun?