Naominesia

Naominesia, my own little (virtual) country.

Archive for the 'innerheart' Category

31 March
4Comments

Godaan

Setiap ada pekerjaan/ tugas penting yang harus diselesaikan, nyaris selalu saja mengalami godaan.

Besok saya ujian mata, yang sudah saya tunda sekitar satu tahun lamanya, terhalang banyak hal.. Dan sekarang saat terancam harus inhal, akhirnya saya terburu-buru menyelesaikannya. Karena kalau tidak selesai dalam minggu ini.. saya sudah bisa dibilang pasti harus inhal, kalau mau ujian.. Oh tidak.. Saya tidak ingin membuang waktu dan uang!

Karena kalau saya inhal, tentunya tidak bisa yudisium April dan ikut UKDI bulan Mei 2010.

Tadi, sekitar satu jam yang lalu, entah kenapa.. saat sedang menyalakan lampu di kebun, saya merasa sangat ingin menikmati kebun indah milik ibu. Minum kopi sambil duduk-duduk. It sounds wonderful! Dan saya lakukan.. Memang sangat menyenangkan.. Sambil terbuai suara jangkrik yang tak henti-hentinya mengisi musik malam, saya terbayang banyak hal yang menyenangkan. Ide usaha untuk saya jalankan setelah menikah nantinya! Tentunya tidak mudah.. Tapi tiba-tiba saja roda yang menggerakkan imajinasi di otak saya berputar kencang bagaikan roda logam yang tak berkarat. Inilah godaan itu. Hal yang nampaknya berguna dan baik, namun prioritasnya sama sekali bukan nomor satu. Untungnya ada yang mengganggu saat-saat imajinatif saya.

Yang mengganggu tadi adalah kesadaran saya.. bahwa ini adalah suatu godaan untuk tidak belajar. Karena besok saya kemungkinan dapat langsung maju ujian, tidak sekedar hanya membuat jadwal ujian saja. Semoga saja dr Tepo SpM berbaik hati memberikan saya kelulusan besok ini.

Bukan waktunya untuk melamun, untuk main game, untuk chatting. Ini adalah saatmu untuk berjuang, Nak! Kapan lagi akan kau selesaikan pertarungan batin dan pikiran yang telah kau tunda-tunda selama satu tahun?

25 March
1Comment

Shallow Water

Sejak mendekati yudisium.. Yang juga mendekati hari pernikahanku.. *menarik napas* segalanya semakin membingungkan bagiku. Seolah tak tahu lagi mana yang harus aku prioritaskan.

Aku hanya berlari dan berlari tanpa tahu ke arah mana kah itu aku melangkahkan kaki. Berharap dengan melakukannya aku telah menyelesaikan hal-hal yang harus aku selesaikan. Terkadang dengan membabi-buta dan sengaja tak singgah di rumah. Pada akhirnya uangku habis dengan percuma.. tanpa jelas juntrungannya.

Tulisanku makin dangkal saja isinya dan aku tak tahu harus menulis apa. My tweets were empty. And my chats semakin sepi saja. I don’t know how. When I think I’m the one who’s supposed to be busy but it seems like no one is ever available to talk to.. to spend time with. Well.. Everyone’s busy with their own problems you know. You should have studied. I thought you were going to study during these abundant free time??

Indeed ya.

Aku berniat untuk mempelajari kembali segala tetek-bengek anatomi, fisiologi, biokimia, dan segalanya di mana aku dapat nilai jelek saat S1 Kedokteran dulu. Berharap aku dapat memperbaiki nasib pasien-pasien yang belum menjadi pasienku. Sehingga aku dapat tidur tenang tanpa gugatan. Bukan uang yang ingin kucari dengan jadi dokter. Karena bila itu yang kucari, tak kan tenang lah tidur ku.. dan tidur keluargaku.

Jadi.. mengapa saat ini aku tidak belajar? Jawabannya.. karena aku bingung. Bingung aku akan mulai dari mana. Tapi kalau tidak dimulai ya tidak akan pernah jadi lah.

23 March
0Comments

What happened, happened.

Do you know that what happened..                    Happened?

It happened and it all.. just.. already…                   happened?

“My laptop was stolen along with its bag, lots of goodies in there.”

“Well.. What happened, happened.”

“I wish I did not say such things to her..”

“You know what? What happened.. Happened.”

“I certainly wish I never did that horrible thing to Greybee.”

“I know, but you already did, what happened.. already happened.”

In short.. Becareful with what you do, with what you say.

Once you’ve done/ said it, there is no coming back, taking back what you’ve said, undo what you’ve done. Although things can be forgiven, but it will never be the same, since you already did what you did. Self regret is just pathetic.

There are lots of things I wish I didn’t say or I didn’t do. But it’s all useless now.

*May God bless Greybee, Isabelle, and all the pets I’ve hurt, God please bless them, I ask for your forgiveness.. Please.. Say hello to Greybee, Isabelle, Burger, Pepper.. All those cute creatures.. maybe died in pain mostly because of my incompetence. Please do not let more happen. Please make me, help me be better. Much better. Amen.*